Mencegah Kehamilan dengan Alat Kontrasepsi

Pada beberapa wanita, kehamilan memang dicegah karena beberapa alasan, misal ketidaksiapan sang calon ibu atau karena mengatur jarak kelahiran antara anak yang satu dengan anak yang selanjutnya. Pencegahan kehamilan sudah dilakukan sejak jaman kuno dan seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi para ahli medis berhasil membuat sebuah metode pencegahan kehamilan yang dapat digunakan bagi mereka yang menginginkan tidak terjadi kehamilan. Salah satu cara pencegahannya adalah dengan cara konvensional, yaitu menggunakan kalender dan memperkirakan masa subur wanita. Cara lainnya adalah mencegah kehamilan dengan alat kontrasepsi.

Saat ini banyak tersedia jenis alat kontrasepsi, mulai dari yang bersifat kimiawi atau berbentuk alat yang dipasang didalam tubuh serta alat kontrasepsi yang dapat digunakan oleh wanita ataupun pria. Untuk mendapatkannya pun cukup mudah, Anda bisa datang ke rumah sakit yang besar dengan dokter spesialis kebidanan atau di bidan rumahan yang telah memiliki ijin praktek pun Anda bisa berkonsultasi dan mendapatkan alat kontrasepsi. Setiap jenis alat kontrasepsi memiliki kelebihan dan kekurangan, dan memiliki waktu manfaat yang bervariasi pula. Namun sebelum menentukannya, ada baiknya Anda membicarakannya dengan pasangan dan dokter untuk mengetahui alat kontrasepsi mana yang cocok dengan umur, tujuan, dan kondisi Anda.

Berikut beberapa alat kontrasepsi untuk mencegah kehamilan.

  1. Spiral
    Spiral digunakan untuk mempengaruhi kerja sperma dalam rahim sehingga tidak dapat membuahi sel telur. Alat kontrasepsi ini dapat bertahan lama hingga 5 tahun dan dapat dilepas. Sayangnya alat kontrasepsi ini dapat membuat menstruasi tidak teratur dan vagina menjadi kering. Alat kontrasepsi ini bagus digunakan untuk menunda kehamilan pada wanita yang ingin mengatur jarak kehamilan antara anak yang satu dan selanjutnya.
  2. PIl KB
    Penggunaan pil KB adalah dengan mengkonsumsinya setiap hari. Keberhasilan cara ini cukup tinggi dibandingkan alat kontrasepsi lainnya, namun harus dikonsumsi secara teratur. Sayangnya konsumsi pil KB dapat membuat wanita menjadi gemuk, sakit kepala, serta mual-mual. Bagi wanita yang menunda kehamilan karena alasan ketidaksiapan atau hanya untuk menunda sesaat saja, pil ini cocok digunakan.
  3. Suntik KB
    Sama seperti pil KB, suntik KB juga harus dilakukan secara teratur, yaitu 3 bulan sekali.
  4. Kondom
    Saat ini kondom bukan hanya untuk kaum pria, tapi kondom khusus wanita pun ada. Alat kontrasepsi ini digunakan sebelum berhubungan intim, alat ini tidak memengaruhi hormon, sayangnya keefektifannya tidak setinggi alat kontrasepsi yang lain.
  5. Implan
    Implan merupakan batang kecil berisi hormon yang ditanam di bawah kulit lengan wanita. Alat Mencegah kehamilan dengan alat kontrasepsi implan dapat bertahan selama 3 tahun, dan alat ini bisa diambil.

Pilihan untuk mencegah kehamilan dengan alat kontrasepsi ada di tangan Anda dan pasangan. Cari tahu keuntungan dan kerugian dari masing-masing alat kontrasepsi dan diskusikan dengan pasangan Anda. Konsultasikan ke dokter untuk mendapatkan informasi lebih lengkap.




twitter-widget
Artikel Tentang Kesehatan located at Cilandak , Jakarta, Indonesia . Reviewed by 29 customers rated: 7.3 / 10